January 19, 2012

Schlafstörungen

  • mProf: "Also, Sie können nachts auch nicht schlafen?"
  • saya: "Ja, hab Schlafstörungen."
  • mProf: "Es ist normal. Sie sind nicht die Einzige."
  • saya: ((senyum, senyum))
  • Makin ke sini si mProf makin manusiawi : )
January 12, 2012

Dilihat-lihat

  • Ruang kelas setelah selesai Kolloquium:
  • Saya: "Anda sudah baca draft saya? Ada masukan?" (sambil membayangkan komik PHD yang menggambarkan situasi serupa)
  • mProf: "Sudah saya lihat-lihat."
  • Saya: (dalam hati: tuh kan bener, sama dengan yang di komik ;)) )"Okay"
  • mProf: "Tapi tulisannya bagus kok."
  • Saya: (dalam hati: tulisan? maksudnya hurufnya, jenis tulisannya, isinya?) "Saya sudah ada di jalur yang benar?"
  • mProf: "Sudah, bagus. Saya sudah tandai di beberapa poin dan benar. Minggu depan saya bawa draftnya. Teruskan saja nulisnya"
  • Saya: "Okay, terima kasih." (sambil keluar ruangan dengan bingung, katanya baru dilihat-lihat, terus bilang bagus, sudah benar, gimana sih, tapi ya sudah lah, biarin aja, kumaha si mProf weh, hehehe)
December 7, 2011

Mprof juga manusia

Email pagi ini dari si Mprof:

“Doktoranden saya yang tercinta, saya akan senang sekali kalau setelah kolloquium kita bisa bersama-sama pergi ke suatu tempat. Saya ingin menraktir Anda makan. Jadi, tolong luangkan waktu Anda untuk itu.” - Mprof.

Saya (senyum-senyum sambil berpikir): si Mprof sedang kesambet apa ya? Setelah semester resmi berpisah dari “pasangan”nya tiba-tiba dia jadi berubah baik dan penuh perhatian pada “anak-anaknya” yang langsung tidak langsung jadi “korban” sering bentroknya mereka atau kayaknya dia sedang kena pengaruh suasana Natal atau dia baru dapat lotere atau sedang dapat deadline dari proyek barunya yang harus selesai Januari tahun depan, jadi dia stress juga sama seperti kami sehingga perlu pengalihan sejenak (lalu menulis email balasan: “ya, saya ada waktu.”).

Di kelas:

Mprof: “kita ke mana ya nanti?” (sambil melihat-lihat buku telefon untuk memesan tempat di salah satu restoran)

Kami: (lihat-lihatan lalu senyum-senyum penuh arti: “serius nih?!”) “di mana saja, terserah.”

Di sebuah restoran setelah acara makan dan ngobrol-ngobrol serta tertawa-tawa:

Saya (yang suka ingin tahu aja): “Kenapa Anda “berpisah” dari mProf B.?”

Mprof: “Tidak cocok saja” (sambil lanjut bicara tentang sepak bola)

Saya: (mengangguk-angguk dan mesem-mesem)

Di jalan saat berpamitan:

Mprof: “Tampaknya kita harus sering-sering bertemu dan kumpul-kumpul untuk ngobrol seperti tadi ya.”

Kami (mengangguk-angguk sambil senyum-senyum): “iya, ide bagus.”

Saya (yang juga masih suka penasaran dan suka iseng tanya): “Kenapa tidak dari dulu Anda membuat acara seperti ini?”

Mprof (pura-pura tidak mendengar): “Pokoknya harus lebih sering. Saya senang sekali tadi bisa ngobrol-ngobrol santai.”

Kami: (senyum-senyum lagi sambil kedinginan)

Situasi kadang membaik dengan sendirinya, tanpa disangka-sangka, dan tanpa perlu diusahakan. Atau sepertinya doa kami semua dikabulkan: mProf juga manusia ;))

November 1, 2011
“Wer gut allein sein kann, ist nie einsam.” (Andreas Tenzer)

“Wer gut allein sein kann, ist nie einsam.” (Andreas Tenzer)

June 22, 2011
islamicthinking:

Say one sweet thing to five people today.

islamicthinking:

Say one sweet thing to five people today.

(via islamicthinking)

June 21, 2011
Superman is dead
(July, 2010 - Cartoon Exhibition in Jewish Museum, Berlin)

Superman is dead

(July, 2010 - Cartoon Exhibition in Jewish Museum, Berlin)

June 6, 2011
Siegestor München

Siegestor München

June 4, 2011
Caffe Latte

Caffe Latte

May 14, 2011

Pilih siapa?

  • Desember 2010, Lokasi: Kantor si Mprof.
  • Mprof: "Jadi, sekarang Anda mau pilih siapa? Saya atau Frau B.? *Frau B. adalah Mprof Co Pembimbing saya.*
  • Saya: "Heh?!" *bingung dan tiba-tiba merasa seperti menjadi anak korban perceraian orang tuanya, hiks*
May 2, 2011

Ganti Judul

  • Mei 2011. Lokasi: kantor si Mprof
  • Mprof: "Anda sering sekali mengganti judul disertasi Anda."
  • Saya: "Bukannya itu judul yang terakhir Anda sarankan?"
  • Mprof: "Oh." (sambil terus mengetik surat rekomendasi untuk saya)
  • Saya: *dududududu -dalam hati tentunya-*